Pemerintah Arab Saudi melalui National Center for Meteorology (NCM) mengeluarkan peringatan merah terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah dalam waktu dekat. Kondisi ini menjadi perhatian penting, terutama bagi jamaah umroh yang sedang atau akan berada di Tanah Suci.Cuaca ekstrem ini tidak hanya menghadirkan hujan biasa, tetapi juga membawa berbagai fenomena alam yang berpotensi membahayakan. Selain itu, beberapa wilayah utama di Arab Saudi yang diperkirakan terdampak antara lain:
Makkah
Riyadh
Jazan
Qassim
Asir
Kawasan perbatasan utara
Selain itu, wilayah dataran tinggi seperti Tabuk juga berpotensi mengalami kondisi cuaca yang tidak biasa, termasuk kemungkinan salju ringan.
Menurut otoritas setempat, cuaca ekstrem yang akan terjadi meliputi:
Di wilayah tertentu seperti Turaif, bahkan dilaporkan terjadi kabut tebal dengan suhu yang turun hingga sekitar 8 derajat Celsius, sehingga meningkatkan risiko perjalanan.
Melalui General Directorate of Civil Defense, pemerintah Arab Saudi mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat dan jamaah, yaitu:
Hindari area terbuka saat terjadi hujan dan petir
Jauhi pohon dan benda logam
Segera cari tempat aman seperti bangunan atau kendaraan
Berhati-hati saat bepergian
Ikuti informasi resmi dari pemerintah
Cuaca ekstrem ini tentu dapat berdampak pada aktivitas jamaah umroh, seperti:
Gangguan perjalanan dan mobilitas
Risiko keselamatan saat beribadah di area terbuka
Keterbatasan aktivitas di luar ruangan
Potensi keterlambatan transportasi
Agar tetap aman dan nyaman, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan jamaah:
Selalu membawa payung atau jas hujan
Menggunakan alas kaki yang tidak licin
Menghindari aktivitas di luar saat cuaca buruk
Memantau informasi cuaca secara berkala
Tetap berada di area yang aman saat kondisi ekstrem
Keselamatan harus menjadi prioritas utama selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.